Ujian seperti apalagi yang akan kau berikan Tuhan?
Sakit seperti apa yang harus ku rasakan lagi?
Kecewa yang bagaimana yang akan kau tunjukkan?
Bagian mana lagi yang harus tergores Tuhan?
Ntah luka mana lagi yang akan ku obati?
Ntah apa yang Kau janjikan kepada diri ini sehingga yakin untuk hidup di dunia?
Hadiah apa yang telah kau persiapan sehingga diri ini dengan mantapnya menjawab untuk tetap hidup di dunia kala kau bertanya puluhan kali untuk meyakinkan diri ini agar tetap hidup?
Tuhan, katanya sebelum kau memberi kehidupan untuk manusia dan nyawa kepada bayi di dalam kandungan, Kau akan bertanya puluhan kali dan kau akan menunjukkan takdir yang akan didapatkannya ketika hidup di dunia, lantas aku ingin mempertanyakan, apa yang Kau janjikan sehingga diri ini terima jika harus hidup di dunia yang begitu rumit?
Ujian mu terlalu berat Tuhan, bak di sambar petir, ujian Kau datang tanpa henti menyambar dari berbagai arah, bahkan di arah yang tak terduga
Kenapa Kau bisa yakin, bahwa aku bisa melewatinya?
Percayalah Tuhan satu cobaan mu saja mampu menggoyahkan pondasi ku
Pondasi ku hampir runtuh, pertahanan ku hampir hancur, tidak kah kau kasihan padaku Tuhan?
Sungguh kaki ini sudah sulit untuk melangkah, tidak bisakah kau meringankannya sedikit saja? Atau tidak bisakah kau memberi ku bala bantuan?
Sungguh Tuhan aku butuh tangga mu? Jangan terlalu yakin pada ku Tuhan, aku tidak sekuat yang kau inginkan
Aku bukan tidak percaya takdir baik mu Tuhan, hanya saja aku terlalu lemah jika harus menahan duri-duri yang kau berikan secara bersamaan dengan luka-luka yang belum saja pulih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar