Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Oke sahabat, blog kali ini aku membahas tentang pengalaman pribadi tentang bahasa. Maksud pengalaman tentang bahasa ini adalah kita salah mengartikan bahasa yang dibicarakan orang lain.
Jadi, blog kali ini adalah pengalaman pribadi aku yang salah dalam penyebutan sehingga orang lain salah mengartikannya.
Pas aku sekolah dulu kan sekolah aku mayoritas non muslim otomatis banyak teman yang dari tionghoa dan kalian tau dong ya nama" orang Tionghua itu susah banget untuk disebutin. Jadi, waktu itu aku punya teman namanya "Bun Nyit Choi" ha kami sekelas memanggilnya Achoi biar lebih singkat gitu. Eh pas aku panggil nama dia, aku ditertawakan habis"an sama teman satu kelas jujur dong ya aku bingung salah aku apa kok sampai mereka ketawa padahal aku hanya manggil nama teman aku itu. Terus, aku cari tau dong kenapa teman aku pada tertawakan aku eh ada satu teman aku yang jelaskan secara detail sama aku. Setelah aku tau jujur aku ngakak banget sumpah disitu aku malu banget. Ternyata aku salah menyebutkan namanya padahal cuma beda 1 huruf bisa mengubah artinya se-jauh itu. Jadi, kan nama teman aku "Achoi" dan aku menyebutkan "coi" tanpa "h" dan ternyata dalam bahasa hakka singkawang "coi" itu artinya kelamin lelaki. Dan setelah aku tau itu aku malu banget ihh gak kebayang pokoknya. Semenjak aku tau itu, aku jadi lebih memperthatikan bahasa ku agar tak salah arti lagi jadi aku pun manggil dia dengan "choi" tapi pakai "h" ya.
Sekian cerita ku hari ini maaf mungkin sedikit jorok atau tidak bagus tapi itu yang ku alami. Dan saran aku sih ya, hati" dalam perkataan dan pengucapan bahasa yang sebenarnya kita tidak menguasai bahasa itu jadi lebih baik sebelum bicara ada baiknya tanyakan bahasa atau kata yang ingin kamu sampaikan kepada orang yang lebih mengetahui atau menguasai bahasa tersebut.
KK request buat bahase suku jk kk
BalasHapusTadak tau saye bg kalau bahase suku tu
BalasHapus